Garut merupakan kota kecil yang harus kita jamah. ke Khasan kota ini adalah jajanan dodol. ada berbagai macam dodol yang wajib dicoba. itu yang membuat semakin penasaran untuk kesana. terutama kampung pulo yang terdapat di tengah-tengah danau, lebih terkenalnya dengan Situ Cangkuang yang mengelilingi kampung tersebut. menariknya, kampung ini harus dilalui dengan menggunakan gethek, hal yang langka untuk ditemui. ceritanya begini, nasib aku sebagai anak kosan yang tidak bisa diam dan ingin mengetahui segala sesuatu diluar sana. aku searching di internet. Garut dengan kota Bandung hanya memakan waktu 2 jam, bus murah tanpa AC ada banyak di terminal caheum, cukup merogoh 10.000 perak , bus yang aku tumpangi lumayan ramai, pas juga lagi hari libur.
ketika sampai di leles tepat pukul 10.00, aku turun ke masjid didepan alun - alun. ini pertama kali kaki menginjak kota Garut nan kecil , sejuk, masih murni dengan alam. kemudian, karena kenekatanku yang super duper edan (karena sendirian, dan ga tau arah mana yang dituju), aku makan mie sembari tanya ke tukang mi itu, tapi ujung-ujungnya nanya orang juga sih. rupanya, kalau ke situ cangkuang harus ngojek seharga 5000 rupiah. "oh oke.." fikirku. selain ojek ada juga delman - hanya saja mahal, kalo bukan akamsi (anak kampung sini)-. di situ cangkuang cukup 20 menitan dari alun alun. danaunya dari kejauhan terlihat jelas, kerlap kerlip cahaya terang. tukang ojek itu menurunkn aku tepat didepan gerbang dengan bertuliskan SELAMAT DATANG DI SITU CANGKUANG. dalem hati, masih kaget , ga nyangka bisa ke Garut sendirian.
mulai aku bernegosiasi dengan tukang gethek, beruntungnya ada sekeluarga sedang menyewa kapal satu, dan aku hanya membayar 20.000 saja, - lumayan lah -. situ cangkuang memiliki artefak yng hampir sama dengan candi lainnya, ukurannya ga sebanding candi borobudur, malah jauh banget, sekitar 20m x 20m (mungkin). ada beberapa tempat souvenir, mending beli mininya gethek, cuma 10.000. dan kampung pulo, sejarahnya hanya ada 6 keluarga dan keturunan asli dari suku adat tersebut, tapi lambat laun, mulai banyak keluarga berpindah ke kota. hanya beberapa saja yang tinggal.
jam 14.00, aku memulai perjalanan kembali, menuju Cipanas ,Garut. sabda alam itu seperti ciater di Bandung, perbedaannya hanya sabda alam lebih modern, terdapat fasilitas outbound, mini dufan - mini rollercoaster-.
sekilas perjalanan mata kaki ini, sehari bersama aku perempuan compangcamping.
sekilas singkat Mata Kaki:
1. harga bis dari bandung ke garut PP , Rp 20000 - bis Maos -
2. ojek PP dari leles ke situ cangkuang Rp 10.000
3. angkot ke garut kota Rp 2.000
4. angkot ke Cipanas , Sabda alam Rp. 2000
Tidak ada komentar:
Posting Komentar